Langsung ke konten utama

Penyakit Pada Ikan Koi Bag 1


Penyakit Pada Ikan Koi Bag 1 (miniaquarium) -Jika para hobiis pemula tidak mengerti tingkah laku dari ikan koi maka bisa dipastikan pasti akan kehilangan ikan kesayangannya tersebut, karena penyakit dibawah ini bisa terlihat dari tingkah laku ikan yang cinderung aneh.

Penyakit gelembung renang
Ikan koi yang diserang gelembung renangnya senantiasa berenang di permukaan air, jatuh ke dasar kolam, serta berenang melintir-lintir ( tidak dapat berenang dengan lurus serta normal ).

Penyebab penyakit gelembung renang ini tidak lain yaitu berlangsungnya pembengkakan usus yang me-nekan gelembung renang. pembengkakan usus mungkin berlangsung dikarenakan koi salah makan, contohnya saja di-berikan makanan yang gampang mengembang seperti roti. Roti saat dimakan kering dapat mengembang demikian bereaksi dengan air didalam usus serta dapat mengakibatkan usus membengkak. Atau dapat dikarenakan usus tidak dapat mencerna makanan yang dikon-sumsi koi, yang mengakibatkan tubuh lemah sebagaimana halnya penurunan suhu yang mencolok.

Seluruh ini mengakibatkan penimbunan lemak yang dapat mengakibatkan kerusakan fungsi gelembung renang serta koi bertingkah aneh. sepanjang ini belum ada obat yang dapat me-nolong koi dari penderitaannya. hanya satu jalur. yaitu hindarkan ( diet ) koi dari makanan yang gampang mengembang serta banyak memiliki kandungan lemak. juga hindari supaya koi tidak alami pergoncangan suhu yang mencolok.

Penyakit gelembung gas
Penyakit ini umumnya menyerang koi pada mu-sim panas ( kemarau ), waktu suhu hawa amat tinggi. benih kerap sekali menderita pada kolam yang memiliki kandungan banyak bahan organik. penyakit ini kerap tampak pada kepala, sirip, serta juga pada pupil mata. kejenuhan kandungan oksigen juga dapat mengakibatkan munculnya penyakit ini.
Penyakit ini bisa di-tanggulangi memasukkan air ke didalam kolam koi atau membuat area yang teduh. aerasi serta pemanasan mesti senantiasa dikontrol supaya tidak jadi penyebab munculnya penyakit ini.

Penyakit jamur
Jamur kerap menyerang koi terlebih bila kolam kotor serta koi alami luka. jamur dapat tumbuh pada lingkungan yang memiliki bahan organik tinggi serta tumbuh pada jaringan yang mati seperti tubuh yang luka pada ikan. dapat juga ikan yang awal mulanya telah sakit, dikarenakan parasit lain seperti kutu ikan, dapat ditumbuhi jamur. jamur yang menyerang tubuh ikan dapat terlihat seperti susunan kapas yang tidak tebal.
Jamur dapat menyerap cairan tubuh ikan serta memperluas tempat serangannya, hingga koi makin kurus serta merana hingga selanjutnya mati dikarenakan tidak dapat bertahan lagi. pada kondisi yang lemah sering koi juga diserang parasit yang lain.

Untuk menyembuhkan koi yang diserang jamur dapat dengan larutan nacl ( garam dapur ) dengan konsentrasi 1, 5-2, 5% dengan pencelupan. buang bulu-bulu halus jamur olesnya menggunakan kapas yang diberi obat merah. langkah selanjutnya yaitu memandikan ikan yang sakit pada larutan mona-furacin yang biasa untuk ikan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ikan Ketang-Ketang

  Klasifikasi dari Ikan Ketang-Ketang ( Scatophagus argus ) yaitu seperti berikut : kingdom : animalia Filum : Chordata class : actinopterygii ordo : perciformes family : scatophagidae genus : Scatophagus spesies : Scatophagus argus Wujud ikan ketang-ketang/ kiper serupa dng ikan discus sehinga ikan kiper juga jadikan ikan hias untuk beberapa orang. Ikan ini memiliki bercak totol-totol hitam pada tubuhnya serta saat dewasa bercak totol-totol hitam ini dapat sedikit memudar. Tubuhnya pipih agak berupa segiempat. Mata cukup besar, diameternya sedikit lebih kecil dari pada panjang mulut. Ikan kiper dengan cara umum mempunyai panjang 20 cm serta maksimum pada 38 cm. Saat memasuki fase masak gonad ikan kiper memiliki ukuran lebih kurang 14 cm. Di bagian sirip dorsal ada jari-jari keras sebanyak 10-11 serta 4 dibagian irip anal. Ikan kiper bisa ditemukan di perairan Indo-Pasifik mencakup Kuwait ke Fiji dan dari utara ke selatan Jepang. Ikan ini bermuara di laut, sekeliling karang,...

Cara Membedakan Ikan Nemo dan Balong

Mini Aquarium -Ikan Balong serta ikan Nemo memanglah sedikit susah dibedakan lantaran memanglah warna serta coraknya serupa. Terlebih ikan ini memanglah adalah famili dari ikan anemon atau ikan yang hidup dengan bersimbiosis dengan anemon laut. Tetapi jika kita cermat, kita bakal dengan gampang tahu perbedaannya. Ikan Nemo : 1. Ukuran kecil 5-8 cm 2. Corak warna putihnya dibagian perut tengah berupa segitiga. 3. Warnanya oranye jelas. 4. Sebagian ikan dapat dikombinasi dalam satu akuarium. Atau jiwa sosialnya tinggi. ikan nemo/badut Ikan Balong : 1. Ukuran semakin besar dari pada nemo. Ukuran Balong dapat meraih 1/2 telapak tangan orang dewasa. 2. Corak warna putih dibagian perut tengah memanjang vertikal, tak berupa segitiga seperti ikan nemo. 3. Warnanya agak kemerahan. 4. Bila ada dua ikan atau lebih dalam satu akuarium, bakal berlangsung perkelahian atau yang paling kuat menguasai. ikan balong Nah, sesudah Anda ketahui perbedaan ke-2 ikan ini, jangan sempat salah meng...

Cara Mencerahkan Warna Ikan Mas Koki

Mereka yang suka nikmati keindahan warna ikan maskoki, sekilas pasti tahu, mana ikan maskoki yang termasuk sempurna serta mana yang kelas dua. Terkecuali ditaksir keindahan bentuk tubuhnya, kenormalan gerakan serta keseimbangan bentuk sirip ekor, juga ada satu yang sangatlah memastikan yakni : kecemerlangan atau kecerahan warna. Dalam kontes ikan mas koki, terkecuali keindahan bentuk serta gerakan, kecemerlangan warna juga memperoleh nilai sendiri. Pemicu Sirnanya Warna Ikan Mas Koki Anak-anak ikan maskoki dari satu induk, dapat berbeda mutu keindahannya bila telah besar, karena dipelihara ditempat berlainan. Ada yang warnanya cerah cemerlang, ada yg tidak pemicunya diantaranya yaitu kandungan kapur di air serta type makanan. Maskoki yang dipelihara di air yang tinggi kandungan kapurnya (pH air 8 ke atas), memiliki warna yg tidak cerah cemerlang. Bila ia dipelihara di air yang kandungan kapurnya rendah, warna sisiknya terlihat cerah. Diluar itu type makanan yang didapatkan, juga ...